2 Cara Pembuatan Minyak Bulus

Apakah Anda sering menggunakan minyak bulus dan ingin mengetahui 2 cara pembuatan minyak bulus? Minyak bulus adalah salah satu minyak alami dan juga tradisional. Minyak bulus ini aman jika digunakan pada bagian luar tubuh. Tidak digunakan untuk pemakaian di dalam tubuh. Karena terbuat dari bahan alami yaitu hewan bulus sejenis kura-kura. Minyak bulus ini banyak digunakan untuk mengobati segala jenis penyakit.

Penyakit yang dapat diatasi dengan menggunakan minyak bulus adalah penyakit kulit, pengeringan pada luka, mengatasi jerawat pada wajah, menghilangkan noda hitam pada wajah, menyembuhkan gangguan ereksi dan ejakulasi pada kaum pria, dan lain sebagainya. Sebelum minyak bulus jadi dan siap digunakan, tentu ada proses pembuatannya. Proses pembuatan minyak bulus ini ada beberapa cara.

Berikut ini ada 2 cara pembuatan minyak bulus yang bisa Anda ketahui :

1. Pembuatan dengan cara tradisional

Salah satu pembuatan minyak bulus dapat dilakukan secara tradisional. Cara ini banyak digunakan orang terdahulu untuk membuat minyak bulus. Cara tradisional dapat dilakukan dengan mudah dan menggunakan media yang bisa digunakan oleh siapapun. Ada berbagai macam langkah dalam cara tradisional ini yang dapat Anda tempuh. Beberapa langkah bagian dari cara tradisional diantaranya adalah :

· Menyiapkan hewan bulus secukupnya

Dalam pembuatan minyak bulus, tentunya bahan utama pembuatan minyak bulus adalah hewan bulus itu sendiri. Hewan bulus ini yang dibutuhkan jumlahnya sekitar 8 ekor. Hewan bulus sangat bermanfaat dan juga memiliki khasiat yang sangat tinggi dan biasanya digunakan untuk segala jenis pengobatan. Hewan bulus ini cukup mudah untuk ditemukan. Untuk membuat minyak bulus ini, biasanya yang digunakan atau dimanfaatkan hewan bulus ini pada bagian lemaknya.

· Memisahkan lemak dengan daging bulus

Cara kedua yang dilakukan dengan metode tradisional adalah memisahkan antara bagian lemak dengan daging bulus itu sendiri. Biasanya daging dan lemak menjadi satu. Namun dalam pembuatan minyak bulus yang dibutuhkan hanya lemak pada bulusnya saja. Lemak pada bulus adalah bahan utama dalam pembuatan minyak bulus. Minyak bulus berasal dari lemak bulus yang perlu diproses lebih lanjut.

· Menjemur lemak bulus

Setelah lemak bulus terpisah dari dagingnya, Anda bisa menjemur lemak hewan bulus ini dengan wadah yang bersih dan bebas dari kotoran. Hal ini nantinya akan membuat kualitas minyak bulus menjadi lebih baik. Jemur dibawah sinar matahari secara langsung. Setelah dijemur dibawah terik matahari, Anda bisa menunggu lemak bulus hingga berubah menjadi cair seperti minyak.

Untuk merubah lemak menjadi minyak bulus ini butuh waktu yang cukup panjang. Untuk bisa mendapatkan minyak bulus, penjemuran lemak bulus bisa sampai 1 bulan lamanya. Sehingga harus rutin dan telaten untuk menjemur lemak tersebut agar bisa memperoleh kandungan minyaknya. Jangan lupa untuk mengontrol keadaan, jika hujan turun Anda bisa memindahkan wadah minyak bulus agar tidak tercampur air. Jika sudah panas, lemak bulus tersebut bisa kembali dijemur dibawah terik matahari.

· Melakukan penyaringan dan pengemasan

Setelah minyak bulus dijemur selama 1 bulan dan sudah jadi, Anda bisa ke tahap selanjutnya. Setelah minyak jadi, Anda bisa menyaring minyak bulus tersebut untuk bisa dilakukan pengemasan. Penyaringan ini yang tujuannya agar minyak terlihat lebih bersih dan juga tidak ada kotoran apapun selama proses penjemuran di bawah sinar matahari. Penyaringan ini yang akan membuat tampilan atau komposisi minyak bulus semakin terlihat bersih. Kemasan minyak bulus bervariasi sesuai dengan permintaan dan kebutuhan penjualan minyak bulus. Biasanya kemasan minyak bulus diletakkan pada botol kecil dengan berbagai komposisi sesuai dengan ukuran botol kemasan minyak bulus tersebut.

· Kemurnian minyak bulus sangat terjaga

Dengan cara tradisional ini, tentunya minyak bulus yang dihasilkan sangat murni. Karena semua prosesnya alami dan manual dilakukan. Hanya dengan bantuan matahari, minyak bulus bisa dibuat. Namun kelemahan dari cara ini adalah membutuhkan waktu yang lama. Produsen pembuatan minyak bulus membutuhkan paling sedikit 1 bulan untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Namun dengan penjemuran selama satu bulan, tentu lebih baik. Alasannya bahwa kandungan beruba khasiat dan zat-zat dalam minyak tersebut tidak hilang begitu saja. Karena pemanasannya alami dengan menggunakan matahari. Berbeda dengan menggunakan panas api. Jika panas api, tentu zat akan mudah terbuang dan hilang begitu saja.

2. Pembuatan dengan cara modern

Cara membuat minyak bulus selain dari cara tradisional adalah dengan cara modern. Cara modern ini yang membedakan dari cara tradisional adalah dalam mencairkan lemak bulus tersebut sebelum berwujud minyak. Beberapa cara modern yang ditempuh dengan beberapa langkah diantaranya adalah :

· Proses pencairan dengan tungku

Jika minyak bulus yang dihasilkan dari cara tradisional menggunakan sinar matahari, dalam cara modern tentunya berbeda. Pemanasan untuk merubah lemak bulus menjadi minyak bulus ini dengan menggunakan tungku. Tungku biasanya terbuat dari bahan tanah liat atau susunan dari batu bata untuk pemanasan nantinya lemak pada hewan bulus. Tungku ini dengan bantuan api untuk bisa memanaskan minyak bulus. Api bisa berasal dari arang atau kayu yang dibakar untuk membuat tungku menjadi lebih panas.

· Menggunakan wadah tahan api

Untuk bisa membuat minyak bulus, tentu lemak harus dipanaskan terlebih dahulu. Untuk memanaskan lemak bulus ini, bisa dimasukkan ke dalam wadah yang anti api. Sehingga wadah akan tetap mendukung untuk proses pemanasan lemak hingga nantinya berubah menjadi minyak bulus. Dalam beberapa jam saja minyak bulus bisa didapatkan.

· Khasiat atau kandungan minyak bulus berkurang

Dengan pemanasan menggunakan tungku ini, sebagian khasiat atau zat-zat yang ada dalam minyak bulus tentunya terbuang dengan percuma. Karena telah ada pembakaran api yang membuat zat tersebut hilang. Banyak juga minyak bulus yang dibuat dengan cara modern ini justru ditambahi dengan minyak wangi.

Tujuannya tentu agar membuat minyak bulus ini lebih memiliki bau harum. Tambahan minyak wangi ini akan membuat minyak bulus berbau lebih enak jika dibandingkan dengan minyak bulus yang tidak menggunakan tambahan minyak wangi. Banyak juga yang memilih minyak bulus yang memiliki aroma berbeda dari yang lainnya.

· Ada kelebihan dalam cara modern

Ada kelebihan tentunya yang bisa Anda dapat jika membuat minyak bulus dengan cara modern seperti ini. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan adalah pembuatan minyak bulus yang cukup mudah. Tinggal memanaskan dalam tungku. Selain itu juga tentu waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama. Tidak melebihi waktu dari cara pembuatan tradisional.

Pembuatannya tentu tidak akan mencapai satu bulan lamanya. Selain itu juga produk minyak bulus yang dihasilkan ini bisa dalam jumlah yang cukup banyak. Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan jika produksi minyak ini semakin banyak dan juga lebih efektif untuk tenaga pembuatan minyak bulus tersebut.